Jumat, 18 September 2015

Makassar Investment Forum 2015: Dibutuhkan Peningkatan Peran Swasta dalam Membangun Infrastruktur

Hasil gambar untuk makassar investment forum
Kawasan Indonesia Timur dicanangkan akan menjadi salah satu pusat pertumbuhan masa depan Indonesia karena memiliki banyak potensi. Makassar juga sebagai kota utama Indonesia di bagian Timur yang saat ini terus berkembang. Hal inilah yang mendasari Walikota Makassar, Moh. Ramdhan Pomanto mengundang lebih dari 50 pengambil keputusan senior dari berbagai perusahaan dalam acara Makassar Investment Forum 2015 untuk membahas pembangunan ekonomi di ASEAN, Kawasan Indonesia Timur dan Makassar khususnya. Makassar Investment Forum 2015 selain sebagai media untuk menarik minat investasi, juga untuk meningkatkan peran swasta dalam membangun infrastruktur.

“Sejauh ini salah satu tantangan yang dihadapi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia yaitu masih adanya disparitas antar wilayah terutama antara Kawasan Barat Indonesia dengan Kawasan Timur Indonesia. Dalam hal ini perlu adanya intervensi dari Pemerintah melalui perencanaan dengan konsep pendekatan wilayah,” papar Hermanto Dardak selaku Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah yang menjadi salah satu keynote speaker di acara tersebut, Selasa (08/09).

Dalam acara ini Dardak juga menjelaskan mengenai wilayah pengembangan strategis di daerah Makassar – Pare-Pare – Mamuju, tantangan yang dihadapi dalam pengembangan daerah Mamminasata, dukungan PUPR terhadap daerah Mamminasata, serta peluang-peluang investasi yang bersifat strategis, seperti jalan tol Mamminasata, Pelabuhan Makssar, jalur kereta Makassar-Pare-Pare, rencana pengembangan daerah maritim Takalar, Makassar Aerocity KIMAMA, Makassar - Maros industrial Park serta pengembangan bidang pendidikan di area Sabanta-Bontomaranmu.

Makassar Investment Forum 2015 ini juga menekankan pentingnya kerangka kebijakan dan institusi komersial daerah yang mampu memberikan rasa percaya di kalangan investor. Dalam jangka panjang, hal tersebut dapat menghasilkan nilai tambah aset-aset yang dikelola melalui pola Public Private Partnership (PPP). Forum ini diharapkan akan menghasilkan terobosan baru yang dapat menjadi referensi bagi Pemerintah Kota Makassar dalam menyusun prioritas program ke depan.

"Secara regional kita harus menciptakan kawasan-kawasan prioritas. Dari sini nantinya bisa dilakukan pemetaan mana daerah yang bisa menopang rencana strategis pembangunan," tambah Dardak. (humasbpiw/ini)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar