Selasa, 08 November 2011

Ir Wiwid Terpilih Sebagai Ketua KADIN Tuban Periode 2011-2016

 
Musyawarah Kabupaten (MUSKAB) Kamar Dagang dan Industri (KADIN)  IV yang dihelat dihotel Wilis Tuban pada 30 Oktober secara aklamasi akhirnya memilih Ir Wiwid Agung Wibowo, sebagai Ketua Kadin Tuban periode 2011-2016, menggantikan Ir.  Noor Nahar Husein yang telah menjabat ketua kadin Tuban selama dua periode berturut-turut.
Terpilihnya Wiwid sebagai ketua kadin Tuban, diawali dari proses pendaftaran calon yang hanya diikuti oleh dua calon yakni Ir Wiwid Agung Wibowo, direktur CV. Piramida Tehnik dan Ir. Subiyatno, MSi, direktur CV. Cakrawala  Enginering Consultant.
Namun karena terganjal kelengkapan persyaratan yang mengharuskan calon Ketua Kadin harus menunjukkan kartu anggota Kadin dua tahun terakhir, berkas Ir. Subiyatno akhirnya dinyatakan tidak memenuhi syarat karena yang bersangkutan tidak menunjukkan kartu anggota tahun 2011.
Presidium sidang yang diketuai H. Fatchullah Achmadi, akhirnya mencoret nama Subiyatno dari daftar calon. Selanjutnya, karena calon ketua Kadin hanya tinggal Ir Wiwid Agung Wibowo, secara aklamasi peserta Muskab menyetujui Ir.Wiwid Agung Wibowo, untuk memimpin kadin Tuban periode 2011-2016.
Muskab Kadin IV yang dihadiri oleh sekitar 190 dari 284 anggota yang diundang tersebut juga menerima tanpa catatan, atas Laporan Pertanggungjawaban pengurus Kadin periode 2004-2008, yang diketuai oleh Ir Noor Nahar Husein, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Bupati Tuban.
Dalam sambutannya  mewakili Bupati Tuban, H. Fathul Huda, yang berhalangan hadir, Noor Nahar Husein juga mengungkapkan harapannya agar  Kadin ke depan dapat tampil lebih baik. Sebab, prospek pertumbuhan ekonomi kabupaten Tuban semakin cerah, hal itu ditandai dengan banyaknya perusahaan-perusahaan baik Nasional maupun asing, yang ingin menanamkan Investasinya di Tuban.
Selain itu, lanjut  Noor Nahar, dari sisi kebijakan, Pemkab Tuban juga berjanji memberikan kemudahan, baik  ijin maupun prasarana bagi para investor serta pelaku usaha yang ingin menanamkan modalnya di Tuban.
“Pemerintah Kabupaten Tuban, akan selalu terbuka dan memberikan kemudahan bagi para investor. Tentu semuanya harus tetap mengacu pada peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Noor Nahar.
Menurut Noor Nahar, sebagai organisasi para pengusaha, Kadin diharapkan mampu menjadi fasilitator dan komunikator dari berbagai pihak, baik yang berhubungan dengan  pemerintah maupun instansi terkait lainnya. Di sisi lain, Noor Nahar juga mengajak Kadin untuk berperan aktif membantu pemerintah dalam memperbaiki tingkat perekonomian daerah.
“Karena tantangan perekonomian Tuban semakin kuat, Saya berharap, Kadin Tuban ke depan dapat menjadi mitra bagi Pemerintah Kabupaten untuk memajukan perekonomian daerah, serta mampu membangkitkan potensi-potensi ekonomi lain yang selama ini belum tersentuh. Untuk itu, Pemkab juga akan membantu memfasilitasi hubungan dan komunikasi dengan pihak perbankan, untuk mempermudah permodalan bagi para pelaku usaha,” sambung Noor Nahar.
Sejalan dengan yang disampaikan Noor nahar Husein, Wakil Ketua Kadin Jatim, Dedi Suhajadi, yang hadir mewakili Ketua Kadin Jawa Timur, dalam sambutannya saat membuka Muskab Kadin, menyatakan sangat mengapresiasi komitmen Pemkab Tuban dalam pengembangan Industri dan Investasi.
Menurut Dedy, sebagai salah satu daerah tujuan Investasi,  Tuban memang sangat strategis. Sebab, selain dekat dengan laut, potensi  alamnya juga melimpah. Untuk itu, lanjut Dedy,  Tuban sudah selayaknya memiliki kawasan Industri khusus.
Dengan adanya kawasan Industri tersebut, maka pertumbuhan ekonomi akan lebih optimal, dunia usaha akan lebih bergairah. Dengan demikian, angka kemiskinan di Tuban dengan sendirinya akan turun sejalan dengan membaiknya perekonomian masyarakat.
“Menurut saya, salah satu cara membangun perekonomian dan menekan angka kemiskinan adalah dengan mengoptimalkan dunia usaha. Dan Pemkab Tuban,  tampaknya sudah sangat siap untuk itu, ” kata Dedy.

Sempat Diwarnai Aksi Walk Out
Meski secara umum  berjalan lancar, Muskab Kadin IV Tuban juga diwarnai hujan interupsi dan ketegangan.  Salah seorang peserta Muskab, H Hamdani, pengusaha media yang mengaku telah 13 tahun menjadi anggota dan pengurus Kadin Tuban, melakukan aksi Walk Out setelah interupsinya ditolak oleh pimpinan sidang.
Menurut Hamdani, sebagai peserta, dirinya berhak menyampaikan usulan dan saran agar jalannya musyawarah berjalan demokratis, tertib dan akuntabel. Namun karena usulannya ditolak, ia mengaku sangat kecewa dan memutuskan keluar dari ruangan.
“Saya ini sudah 13 tahun jadi anggota dan pengurus Kadin Tuban. Masak mau menyampaikan usulan kok ditolak. Ini sama-sekali nggak Demokratis. Arahan Bupati Tuban beberapa waktu lalu sangat bagus soal membangun Kadin ke depan. Namun kalau jalannya musyawarah seperti ini, saya ragu, Kadin Tuban ke depan dapat tampil lebih baik,” kata Hamdani .
Sementara itu, pasca terpilihnya Ir Wiwid Agung Wibowo sebagai ketua Kadin Tuban, Musyawarah Kabupaten IV Kadin Tuban juga menetapkan tim formatur yang bertugas mencari figur untuk mengisi kepengurusan Kadin periode 2011-2016.
Secara aklamasi, peserta Muskab akhirnya memilih empat nama sebagai anggota tim formatur, masing-masing adalah Ir. Noor Nahar Hussein,  Muhammad Setiawan, SH., H. Fatchulloh Achmadi, dan Maftuchin Yassak, SH., untuk mendampingi Ir. Wiwid Agung W sebagai ketua formatur terpilih. Dalam waktu 30 hari sejak ditetapkan, tim formatur yang beranggotakan 5 orang ini sudah harus menetapkan pengurus Kadin Tuban periode 2011-2016. (Achonk)(repost:gie).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar