Selasa, 21 Februari 2012

Kegiatan Review Materi Pemberdayaan Penanggung Jawab Teknik (PJT) Kualifikasi Kecil

Pada tanggal 19-20 Januari 2012, bertempat di Hotel Horison Bandung, Jawa Barat, Pusat Pembinaan Usaha dan Kelembagaan, Badan Pembinaan Konstruksi, Kementerian Pekerjaan Umum, telah menyelenggarakan kegiatan Review Materi pada Kegiatan Pemberdayaan Penanggung Jawab Teknik Badan Usaha Jasa Konstruksi Kualifikasi Kecil. Acara yang telah diselenggarakan dalam 2 tahun belakangan ini merupakan kegiatan untuk memberikan kontribusi pemikiran atau ide terhadap modul Penanggung Jawab Teknik (PJT) yang sudah ada sebelumnya guna menyempurnakan dan meningkatkan mutu kegiatan Pemberdayaan PJT selanjutnya.
Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Bidang Pengembangan Usaha, Ir. Kimron Manik, M.Sc serta dihadiri oleh Ir. Soekarno Atmowidjojo, MM, Dominggus Manuputy, SE, MM, dan Ir. Lazuardi Nurdin selaku narasumber. Selain itu juga mengundang para praktisi dan perwakilan dari asosiasi yang bergerak di bidang jasa konstruksi antara lain Gapensi (Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia), AKLI (Asosiasi Kontraktor Listrik dan Mekanikal Indonesia), AKAINDO (Asosiasi Kontraktor Air Indonesia), ASTTATINDO (Asosiasi Tenaga Teknik Ahli dan Terampil Indonesia), dan INKINDO (Ikatan Nasional Konsultan Indonesia). Pada kesempatan tersebut turut hadir Kepala Pusat Pembinaan Usaha dan Kelembagaan, Ir. Dadan Krisnandar, MT yang sekaligus memberikan arahan tentang pola strategi pengembangan pemberdayaan PJT ke depan antara lain memberdayakan asosiasi dengan mengadakan TOT untuk menciptakan para trainer di asosiasi, mendorong lewat pembina jasa konstruksi provinsi, melakukan KSO dengan BUMN besar (rekan kerja dari BUMN) untuk melakukan pelatihan manajemen PJT.

Dalam arahannya, Kepala Pusat Pembinaan Usaha dan Kelembagaan juga menyampaikan urgensi terkait dengan permodalan dan pertanggungan dalam usaha jasa konstruksi. Perlu adanya informasi tentang manajemen bisnis bagi para PJT (terkait dengan laporan keuangan, bisnis, akunting, cashflow concept) yang paling utama ialah pengetahuan tentang trik dan tata cara peminjaman modal ke bank.
Diharapkan melalui kegiatan Review Materi Pemberdayaan Penanggung Jawab Teknik Badan Usaha Jasa Konstruksi Kualifikasi Kecil ini, kontribusi pemikiran dan ide terhadap modul PJT yang sudah ada sebelumnya dapat menyempurnakan dan meningkatkan mutu kegiatan Pemberdayaan PJT selanjutnya serta mampu meningkatkan pemaham akan pentingnya kompetensi badan usaha untuk terus selalu dikembangkan demi pengembangan jasa konstruksi Indonesia. (gie)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar