Senin, 23 Mei 2011

PERAN STRATEGIS SEKTOR KONSTRUKSI PADA PENDAPATAN NEGARA


Sebagai salah satu sektor yang memberi sumbangan terbesar pada Groos Domestic Product (GDP) perekonomian Indonesia, sektor konstruksi tidak bisa dipungkiri memiliki peran strategis pada pembangunan. Peran strategis tersebut antara lain pada penyerapan tenaga kerja, jangkauan rantai pasok yang luas, pendorong sektor-sektor pendukungnya, bahkan mobilisator pertumbuhan produk nasional baik barang maupun jasa.

Hingga semester I tahun 2010, sektor konstruksi bahkan menyumbang GDP hingga 10,1 % dan menyerap 5,4 juta tenaga kerja. Ungkap Kepala Badan Pembinaan (BP) Konstruksi Kementerian PU Bambang Goeritno pada Konferensi ConBuild 2011 Kamis (14/04). Tidak hanya itu, rantai pasok industri konstruksi, yang meliputi semua sektor pendukungnya, dari hulu hingga hilir mampu menyerap 40 juta tenaga kerja.

Pencapaian ini tentunya membutuhkan lingkungan konstruksi yang kondusif agar dapat mencapai pemerintahan yang bersih, sektor swasta yang kompetitif, dan masyarakat jasa konstruksi yang profesional. Bukan pekerjaan yang mudah tapi juga bukan sesuatu yang mustahil untuk dilaksanakan oleh seluruh pemangku kepentingan jasa konstruksi.

Lebih jauh lagi, Kepala BP Konstruksi mengingatkan bahwa saat ini pekerjaan rumah yang harus diselesaikan adalah bagaimana mengembangkan pasar hingga luar negeri serta menciptakan peluangnya, mengingat globalisasi industri konstruksi yang tidak terbendung lagi.

Pembicara lain yang mengisi acara ini antara lain Dirjen Bina Marga Kementerian PU menampilkan temaBuilding and Integrating the Nation Roads Network, Dirjen Cipta Karya Kementerian PU menampilkan tema National Roadmap of Built Environment and Water System, Kepala Pusat Sumber Daya Investasi BP Konstruksi menampilkan tema National Construction Investment Policy Network, dan sebagainya.

Sedangkan pada Jumat 15 April 2011 akan disajikan Presentasi Proyek Jalan Tol oleh Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Kementerian PU, dan presentasi Proyek Air Minum oleh Kepala Badan Pendukung Peningkatan System Penyediaan Air Minum (BPP SPAM) Kementerian PU.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar