Kamis, 19 Mei 2011

PRINSIP MANAJEMEN MUTU ( ISO 9001:2008)


  • Prinsip 1 : Fokus Pelanggan ( Customer Focus ) Keberadaan organisasi sangat bergantung pada pelanggannya dan tanpa pelanggan organisasi tidak akan dapat bekerja.
  • Prinsip 2 : Kepemimpinan ( Leadership ) Setiap Pimpinan harus menunjukkan kepemimpinannya atau ketauladanannya dengan komitmen yang konsisten bagi penerapan sistem manajemen mutu dalam organisasi.
  • Prinsip 3 : Pelibatan Karyawan ( Involvement of People ) Sisitem manajemen mutu tidak dapat dilaksanakan secara sendiri, semua personil dalam organisasi harus terlibat.
  • Prinsip 4 : Pendekatan Proses ( Process Approach ) Penerapan sistem manajemen mutu diawali dengan mengidentifikasi dan menetapkan proses kerja yang harus dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan.
  • Prinsip 5 : Pendekatan sistem pada manajemen ( System Approach to Management ) Setiap pimpinan harus merencanakan dan mengembangkan sistem yang sesuai untuk memenuhi persyaratan.
  • Prinsip 6 : Perbaikan berkesinambungan ( Continual Improvement ) Prinsip perbaikan berkesinambungan harus diarahkan pada semua karyawan, karena tak seorangpun mampu menjalankan sistem dengan sempurna.
  • Prinsip 7 : Pendekatan Fakta untuk membuat keputusan ( Factual Approach to Decision Making ) Keputusan yang efektif harus didasarkan pada analisis data pengukuran dan informasi obyektif sesuai fakta yang valid, jelas dan tidak bias.
  • Prinsip 8 : Hubungan Pemasok yang saling menguntungkan ( Mutually Beneficial Supplier Relationships ) Pemasok atau Penyedia Jasa merupakan unsur yang tidak dapat dipisahkan dalam kegiatan suatu organisasi.
  • Kesuksesan penerapan 8 prinsip manajemen mutu tersebut akan menghasilkan manfaat bagi peningkatan kinerja yang dalam rangka penyelenggaraan kepemerintahan yang baik ( Good Governance ) untuk mencapai kepuasan semua pemangku kepentingan dalam organisasi pemerintahan. 

(Sumber ISO 9000:2000)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar