Senin, 15 Agustus 2011

2012 Dikhawatirkan Terjadi Kelangkaan Semen


Para pengamat industri memprediksi pada 2012 bakal terjadi shortage atau kelangkaan semen. Keadaan itu didasarkan pada kebutuhan semen yang terus meningkat rata-rata 10 persen per tahun, sementara kemampuan produksi menurun akibat semakin menyusutnya cadangan bahan baku.
Tingkat konsumsi semen nasional saat ini tercatat 33 juta ton per tahun, sedang  target produksi semen mencapai 47,5 juta ton per tahun. “ Saat ini masih surplus, tapi pada tahun-tahun berikutnya kemungkinan akan semakin mengecil karena produksi akan menurun seiring semakin tipisnya cadangan bahan baku,” kata Deny Nuryandain, Corporate Communication Manager PT Holcim Indonesia, Tbk, Jum’at (14/1)
Faktor utama yang menjadi penyebab tingginya konsumsi semen di tahun-tahun mendatang, lanjut Deny, adalah meningkatnya jumlah proyek-proyek pembangunan infrastruktur. Diperkirakan proyek pembangunan infra struktur akan mengalami lonjakan cukup drastis karena selain banyak daerah yang saat ini sedang dipacu pembangunannya, di sejumlah wilayah terjadi bencana yang  mengharuskan adanya rehabilitasi fasilitas pemukimannya.
Deny tidak menyebut berapa persen kenaikan jumlah proyek pembangunan infra struktur tersebut. Dia hanya mengatakan, apabila kemampuan produksi semen tidak ditingkatkan dalam waktu dekat, dipastikan akan terjadi kelangkaan semen. Sebagai imbasnya, akan terjadi kekacauan pasar semen nasional karena mau tidak mau pemerintah akan melakukan import produk semen untuk menutup kekurangan stok tersebut.
Upaya untuk mencegah terjadinya situasi shortage tersebut, tambah Deny, sebenarnya sudah dilakukan. Pemerintah telah  mempersiapkan berdirinya sejumlah pabrik semen untuk meningkatkan produksi semen nasional. Dua diantara empat pabrik semen yang dipersiapkan untuk menghadapi melonjaknya permintaan semen nasional dibangun di Tuban, yakni Pabrik Tuban IV milik PT Semen Gresik dan pabrik semen PT Holcim Indonesia, Tbk.
Dari dua pabrik semen tersebut produksi semen nasional akan bertambah 4,2 juta ton per tahun.  SG Tuban IV direncanakan mampu memproduksi  2,5 juta ton per tahun, sedang Holcim 1,7 juta ton per tahun. Namun karena masih banyaknya kendala, hingga sekarang pembangunan pabrik semen tersebut baru pada tahap peletakan batu pertama. (sudra)(gie)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar