Jumat, 17 Juni 2011

Rumah Ramah Lingkungan

6 Prinsip Praktis Rumah Ramah Lingkungan:
  1. Kualitas udara yang lebih baik melalui aplikasi praktis seperti pemilihan penggunaan cat dan pelapis kayu dan/atau besi yang sedikit/tidak mengandung VOC (volatile organic compound) yang berbahaya untuk lingkungan dan pernafasan;
  2. Penggunaan sistem/produk insulasi yang layak standar untuk mereduksi penggunaan energi hingga 34%;
  3. Solusi praktis pengurangan penggunaan kayu dengan rancang desain yang mengoptimalkan setiap sentimeter batang kayu yang digunakan, menggantikan fungsi kayu untuk rangka atap dengan baja ringan, menggunakan aluminium sebagai material pintu dan jendela, serta untuk tiap penggunaan kayu, pastikan memilih jenis kayu yang cepat tumbuh ataupun kayu yang memenuhi standar nilai FSC (Forest Stewardship Council);
  4. Pastikan atap Anda sejuk dengan menggunakan genteng berwarna terang untuk dapat mereduksi biaya pendinginan - terutama penggunaan AC - hingga 30% dibandingkan bila menggunakan warna gelap;
  5. Hemat penggunaan air bersih dengan penggunaan produk-produk sanitari (contoh: High Efficiency Toilets) yang didesain untuk dapat lebih efisien menggunakan air - antara 20 hingga 37% - untuk tiap flush;
  6. Saat mendesain rumah tinggal Anda, pastikan arsitek Anda sudah seoptimal mungkin mempertimbangkan arah orientasi matahari terhadap tapak/lahan Anda - terutama saat akan menentukan posisi jendela. Untuk meningkatkan pengurangan panas, gunakan juga blinds dan/atau gorden pada tiap jendela Anda.   

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar